TIPS MENGHINDAR DIRI DARI KEJAHATAN HIPNOTIS

Kali ini saya akan memaparkan mengenai tips atau cara-cara agar kita terhindar dari apa yg biasa kita namakan kejahatan HIPNOTIS atau GENDAM.

Seperti yg kita telah ketahui selama ini bahwa kejahatan HIPNOTIS atau GENDAM adalah tindak penipuan yg biasanya didahului dengan tepukan bahu, bersalaman, berpandangan mata, ataupun mengepulkan asap rokok. Proses berlangsungnya pun lumayan halus. Tapi efek atau akibat yg ditimbulkannya bisa sangat besar dan fatal.

Lalu apa yg mesti dilakukan supaya kita terhindar dari kejahatan semacam ini?

Berikut ini saya akan memaparkan beberapa trik sederhana yg mungkin saja bisa kalian gunakan untuk membentengi diri sebelum dan pada saat menghadapi pelaku.
Perlu diketahui bahwa trik ini bukanlah satu-satunya trik, kalian masih harus tetap mencari informasi lain tentang bagaimana menghadapi fenomena kejahatan semacam ini.

Di luaran sana banyak sekali saran yg beredar tentang tips atau cara untuk menangkal kejahatan hipnotis ini, misalnya dengan menepuk balik sang penghipnotis, menghentakkan kaki ke tanah beberapa kali, mengarahkan tangan ke bumi untuk mengeluarkan energi negatif, meniupkan kembali asap rokok ke penghipnotis, menutup kening agar menangkal gelombang yg dikirimkan penghipnotis, memakai jimat atau merapal mantera, dsb. Tapi sayangnya, semua hal itu justru salah besar dan sangat menyimpang karena sama sekali tidak bersentuhan dengan prinsip dan mekanika hipnotis yg sesungguhnya.
Yg lebih mengerikannya lagi, nasihat-nasihat simpang siur seperti itu malah banyak diajarkan oleh para pakar dan pelatih hipnoterapi yg bersertifikat.
Nah… kalau menurut saya, satu-satunya prinsip utama untuk menghindari upaya kejahatan ini, adalah dengan cara tidak mengijinkan diri kita dihipnotis. Lha caranya bagaimana??

1. MENOLAK

Cara paling pertama yg mesti kita gunakan adalah yakin dan percaya sepenuhnya bahwa kejahatan hipnotis tersebut tidak akan mempan atau terjadi pada orang yg berani menolaknya. Mengapa?
Karena sesungguhnya seluruh proses hipnotis itu adalah proses self hipnotisis, yaitu tindakan mensugesti diri sendiri, di mana rasa ketakutan kita akan dimanfaatkan oleh pelaku. Maka dari itu mulai saat ini, tanamkan kalimat ini dalam-dalam dihati kita masing-masing yaitu,
saya memiliki kontrol penuh atas diri saya setiap saat. Kapan saja dan dimana saja!!

Persoalannya sekarang, bagaimana cara kita menolak orang yg ‘ingin dekat’ dengan kita, padahal kita sedang ada di tempat umum?

2. MENCURIGAI

Jawaban pertama untuk pertanyaan di atas adalah mencurigai orang yg baru kita kenal, di mana orang itu biasanya berusaha selalu mendekati kita atau berada di samping kita.
Ingat..!! seluruh proses hipnotis adalah merupakan teknik komunikasi yg sangat persuasif. Pertama-tama orang tersebut biasanya akan melihat kita, tersenyum, mendekati dan kemudian perlahan-lahan menjalankan aksinya. Jika kita terima saja, itu sama saja kita telah membukakan pintu untuknya. Karena itu, hadapilah semuanya dengan rasa curiga. Kecurigaan akan membuka konsentrasi kita untuk menjaga diri. Kecurigaan akan memancing kekuatan kita untuk bertahan pada kesadaran atau prinsip yg kita pegang tadi. Bahwa kita memiliki kontrol penuh atas diri kita setiap saat dan dimanapun tempat..!

3. WASPADA

Jawaban kedua untuk pertanyaan di atas adalah bersikap waspada.
Waspada terhadap orang yg berusaha melakukan kontak fisik dengan kita seperti menepuk atau memegang tangan kita.
Hindari juga percakapan basa-basi yg mungkin saja terjadi dengan orang yg baru pertama kali kita temui itu. Apalagi percakapan itu menjadi ndak jelas arah dan maksudnya. Sebab bisa jadi ketika kita tengah fokus pada ucapannya, saat itulah sugesti dilontarkan.
Segeralah pindah atau setidaknya ambil satu langkah mundur dari tempat kita berada saat itu dan alihkan perhatian kita ke tempat lain.
Jika secara tiba-tiba, tanpa alasan yg jelas, dada kita terasa sesak diikuti dengan perut agak mual dan kepala sedikit pusing, waspadalah karena mungkin ada seseorang yg tengah berusaha menghipnotis kita dari jarak yg agak jauh! Segera lakukan “grounding”, yaitu niat untuk membuang seluruh energi negatif ke bumi (cukup dengan visualisasi atau berdoa menyebut nama-Nya).

4. SIBUKKAN PIKIRAN

Sibukkan pikiran kita dan jangan biarkan pikiran kosong pada saat kita sedang berada sendirian di tempat umum.
Pikiran kosong dapat mengakibatkan gerbang telepati (kemampuan mempengaruhi melalui pikiran) terbuka lebar, sehingga pihak lain dapat dengan mudahnya menyampaikan pesan secara telepatis. Cara terbaik mengisi pikiran kita adalah dengan berdzikir, membaca buku atau mendengarkan musik.
Ini semua tidak berarti bahwa kia ndak bisa bersosialisasi dengan orang lain. Tidak berarti bahwa kita dilarang berhubungan dengan orang lain. Ya bolehlah sesekali kita berinteraksi dengan orang lain tapi jangan sampai terhanyut. Lha caranya biar ndak sampai terhanyut bagaimana..??

5. TETAP FOKUS

Fokuslah pada apa yg sedang kita lakukan atau kita hadapi. Jangan melamun. Ingat..!! trik yg digunakan oleh orang yg hendak menghipnotis bisa bermacam-macam. Misalnya, menepuk secara tiba-tiba dari belakang sehingga kita tidak sadarkan diri (patuh) dan menuruti saja apa yg diminta dan diperintahkan. Atau bisa juga memfokuskan perhatian kita kepada sesuatu yg menarik disertai iming-iming hadiah atau barang yg mahal tapi hendak dijual murah. Jam tangan ROLEX misalnya (tentu saja yg palsu dan bukan ROLEX yg asli). Atau kadang mereka berpura-pura meminta bantuan atau informasi dengan menunjukkan peta, alamat dan bahkan juga uang. Semuanya itu bertujuan untuk memfokuskan perhatian kita pada sesuatu sehingga memudahkan proses hipnotis. Begitu perhatian kita sudah terfokus, maka selanjutnya secara perlahan mereka akan mengalihkan kesadaran kita.

6. JANGAN LATAH

Salah satu kebiasaan yg memungkinkan alam bawah sadar terbuka adalah LATAH.
Kalau alam bawah sadar sudah terbuka, perintah yg disampaikan dari luar pun akan masuk dengan cepatnya. Maka dari itu, jika kita memiliki kebiasaan latah, hindarilah bepergian sendirian. Jika memang hendak bepergian, pergilah dengan ditemani orang lain. Dengan demikian, orang lain itu bisa membantu mengembalikan kesadaran kita jika suatu ketika kita terjebak dalam percobaan aksi penipuan ini.

7. BERHATI-HATI

Jangan pernah dikira bahwa dalam sebuah kerumunan orang itu adalah orang-orang yg tidak saling mengenal. Bisa jadi mereka semua adalah sekawanan orang yg saling mengenal satu sama lain. Karena itu, berhati-hatilah terhadap beberapa orang yg secara tiba-tiba mengerumuni kita tanpa sebab hal yg jelas.
Kadang orang melakukan hipnotis secara berkelompok, seolah-olah tidak saling mengenal. Maka dari itu, kalau kita sedang berada di dalam kerumunan atau di tengah-tengah sekelompok orang, kita harus berhati-hati. Perhatikan gerak-gerik mereka dengan cara atau trik yg aman dan tidak memancing rasa ingin tahu. Bisa dengan melihat atau mengomentari gerakan mereka (dengan pertanyaan yg kuat dan logis). Itupun kalau kita sudah benar-benar terdesak. Tapi kalau masih ada kesempatan menghindar, maka menghindar adalah tindakan yg paling aman untuk mengatasi kondisi dan situasi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: